Wali Band adalah grup musik yang didirikan tanggal 31 oktober 1999. Grup band yang bermarkas di Ciputat Timur Tangerang selatan bernaung di bawah label Nagaswara. Anggota Wali band semuanya adalah alumni dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta. Selain itu mereka semua adalah alumni pesantren.
Pada awal berdirinya band ini bernama FIERA yang beranggotakan; Fa'ank sebagai Vokalis, Tomi di posisis Drum, Endang pada Bass. Raden di Gitar II dan Apoy pada Lead gitar. Pada tahun 2007 Endang dan Raden keluar dari Band. Posisi Endang pada Bass digantikan oleh Nunu dan Posisi Gitar II ditiadakan sebagai gantinya ditariklah Ovie untuk berperan sebagai Keybordist. Nama FIERA berganti menajdi wali. Seiring berjalannya waktu akhirnya Nunu dengan alasan tak bisa meninggalkan kesibukannya memilih mundur dari Wali.
Wali pertama kali meluncurkan album pada tahun 2008 lalu dengan single andalannya Dik yang dikemas dalam album berjudul " Orang Bilang". Lagu dik saat itu digunakan oleh lebih dari 1 juta pengguna RBT. Selain lagu itu, Album tersebut juga berhasil menelurkan beberapa lagu hit lainnya seperti lagu Emang Dasa, Orang Bilang, Egokah Aku dan Tetap bertahan. Lagu-lagu tersebut hampir tiap hari wara-wiri di acara musik yang tiap hari tayang di televisi seperti Dahsyat dan juga inbox serta acara musik lainnya.
Pada debut album tersebut wali berhasil menjual kaset sebanyak 225.000 kopi. Angka ini belum termasuk angka penjualan kaset dan cd bajakan yang marak terjadi di Indonesia. Angka penjualan ini menyebabkan Nagaswara sebagai label rekaman yang menaungi mereka menganugerahkan Platinum untuk album tersebut.
Sukses dengan album debutnya, Wali meluncurkan singel baru berjudul " Cari Jodoh ". Single ini menuai sukses luar biasa di blantika musik tanah air. Jika lagu dik digunakan sebagai RBT lebih dari sejuta pengguna HP, maka lagu Cari Jodoh digunakan lebih dari 16 juta pengguna RBT dalam kurun waktu hanya beberapa bulan setelah diluncurkan. Nagaswara kembali mengapresiasi keberhasilan Wali tersebut dengan memberi mereka hadiah Umroh gratis.
Pada moment Ramadhan tahun 2009, Wali menelurkan lagu religi berjudul Mari Sholawatan. Hampir berbarengan dengan dikeluarkannya single tersebut, lagu wali yang berjudul Cari Jodoh telah dibajak oleh pemusik malaysia dan diterbitkan dalam versi remix. Dan saat itu Wali segera melayangkan tuntutan atas penggunaan lagunya tanpa seijin mereka terlebih dahulu.
Wali yang konsisten berada di jalur pop kreatif dengan sentuhan musik melayunya berkibar menjadi salah satu band papan atas Indonesia. Beberapa waktu yang lalu mereka meluncurkan album baru yang berjudul " Aku Bukan Bang Thoyib " Dengan single pertamanya berjudul sama. Pada launching ini Wali banyak melibatkan musisi top negeri ini. Mulai dari Fadli padi, Piyu dan juga Abdee slank ikut menyemarakkan launching album baru tersebut.
Album yang baru dilaunching sekitar 2 bulan itu kini telah melahirkan beberapa hits yang terkenal. Selain lagu Aku Bukan Bang Thoyib, ada lagi beberapa lagu lainnya seperti lagu: Doaku Untukmu Sayang, SEJUTA ( SEtia JUjur dan TAqwa ) serta lagu Sayang Lahir Bathin
Lagu-lagu pada album ketiga mereka ini syarat dengan pesan moral untuk generasi muda yang sedang di mabuk cinta. Pada lagu-lagu tersebut bagaimana Wali mencoba menasehati para muda agar tidak terjerumus pada lembah maksiat lewat lagu.
Karena lagu-lagu pada album itu pula sampai ada yang bilang jika wali adalah band PENDAKWAH. Namu dengan tegas mereka menyangkal sebutan tersebut. Dengan sikap low profile mereka menjawab bahwa lagu-lagu tersebut pada dasarnya untuk mengingatkan diri mereka sendiri agar bisa lebih baik lagi dari hari ke hari.
Pada album ketiga ini lagu Aku Bukan Bang Thoyib merupakan gambaran bagaimana kesetian seorang suami terhadap pasangannya. Bagaimana mereka berjuang untuk mencukupi kebutuhannya tapi tetap ingat sama keluarga.
Sedang pada lagu Sayang Jujur dan Taqwa bagaimana Wali mengingatkan kaum muda untuk tidak terlena pada kehidupan dunia. Tidak terjebaka pada wajah rupawan, harta yang berlimpah tapi ingatlah jika menikah itu bertujuan untuk meningkatkan kadar keimanan kita. Mengajarkan kita bagaimana harus setia, jujur dan taqwa.
Perkembangan musik dari Wali band semakin bagus dan keatif. Bagaimana pada album terbaru mereka mencoba memadukan beberapa alat musik yang baru pada album mereka sehingga terkesan semakin kaya dengan kreatifitas.
Berikut penghargaan yang pernah Wali Band dan Personel Terima
- Faank: 3rd Winner The Best Vocal IAIN se-Indonesia, 2002
- Penghargaan Klik Award untuk Video Clip Ter-request tahun 2009
- Penghargaan 13 th AMI Awards untuk I-Ring Terbanyak tahun 2010
- Special Award dalam SCTV Music Award untuk RBT Terlaris tahun 2010
- Penghargaan SCTV Music Award untuk Lagu Paling Ngetop tahun 2010
- Penghargaan SCTV Music Award untuk Album POP Duo/Band Ngetop tahun 2010
- Penghargaan 15 th TELKOMSEL untuk The Best Artist Of Digital Music 2009-2010 pada tanggal 26 Mei 2010
- Penghargaan NAGASWARA untuk 16 Juta Download RBT 2 nd Album Cari Jodoh tahun 2010
- Inbox Award SCTV untuk Nada Sambung Pribadi Terlaris tahun 2009
- Penghargaan NAGASWARA 2008 untuk 1.000.000 RBT Download Lagu D.I.K No.1 di Telkomsel, Xl Dan Indosat pada tanggal 22 mei 2008
- Penghargaan INDOSAT Top Download tahun 2009
- Penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia atas rekor Perolehan RBT terbanyak dalam waktu 4 bulan pada Maret 2010
- Penghargaan 11 Tahun Halo Selebriti untuk “Band favorit Pilihan Pemirsa Halo Selebriti SCTV” pada tanggal 18 Oktober 2010
- Penghargaan Sahabat Setia SmarTone untuk category My Favorite Song of 2010 Award di Hongkong pada November 2010
- Penghargaan Sahabat Setia SmarTone untuk category Band of the Year Award di Hongkong pada November 2010
- Nagaswara Music Award untuk kategori “Most Band Perform” pada tanggal 7 Desember 2010
- Nagaswara Music Award untuk kategori “Special Award Best Achievement” pada tanggal 7 Desember 2010
- Indigo Award 2010 untuk kategori “Best Digital Music Band/Duo” pada tanggal 8 Desember 2010
PROFIL PERSONIL BAND WALI
- Nama Lengkap : Farhan ZM
- Nama Panggilan: Faank
- Posisi: Lead Vocal
- T.T.L:Sukabumi, 23 Mei 1979
- Agama:Islam
- Status:Menikah
- Anak:1. M.Farabie, umur 3 tahu n 8 bulan 2. Sarah Amira Shabreen, 2 bulan stgh
- Alamat Rumah:Jl. Sosial Rt. 02/ 006 No.20 Jatiwaringin Pondok Gede – Bekasi
- Anak Ke -:2 dari 6 bersaudara
- Tinggi Badan:160 cm
- Berat Badan:60 Kg
- Golongan Darah:- O -
- Hobby:1. Singing 2. Reading 3. Breathing
- Hal yang tidak disukai:Menunggu
- Makanan Favorit:Ikan asin
- Instrument yg dikuasai:Gitar
- Music Influence:1. U2 2. Deep Purple 3. GIGI
- Musisi Idola:David Coverdale
- Pahlawan Idola:Nabi Muhammad SAW
- Kegiatan sekarang:Wali Band
- Pendidikan terakhir:S1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- Nama Lengkap: Aan Kurnia
- Nama Panggilan: Apoy
- Posisi: Guitarist
- T.T.L:Jakarta, 08 Maret 1979
- Agama:Islam
- Status:Menikah
- Alamat Rumah:Jl. Swadarma I Rt.001 Rw.08 No.07 Ulujami, Jakarta Selatan
- Anak Ke -:9 dari 9 bersaudara
- Tinggi Badan:167 cm
- Berat Badan:58 KgGolongan Darah:-
- Hobby:1. Baca Koran 2. Ngerjain Orang 3. Ceng-cengan
- Hal yang tidak disukai:BT, Gak Mood, Diboongin
- Makanan Favorit:Mie Ayam, Cumi, Jengkol, Pete
- Instrument yg dikuasai:Guitar
- Music Influence:1. Offspring 2. Green Day 3. Firehouse
- Musisi Idola:1. Steve Vai 2. Joe Satriani 3. Andy Tummons
- Pahlawan Idola:Nabi Muhammad SAW
- Kegiatan sekarang:Wali Band
- Pendidikan terakhir:S1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- Nama Lengkap: Ihsan Bustomi
- Nama Panggilan: Tomi
- Posisi : Drummer
- T.T.L:Jakarta, 30 Januari 1984
- Agama:Islam
- Status:Menikah
- Anak:Rayyan Alee Ibnu Ihsan, umur 3 bulan
- Alamat Rumah:Jl. Trigasi Taman 3 Blok B3 No.01 Rt.04 Rw.11 Bekasi Timur
- Anak Ke -:4 dari 5 bersaudara
- Tinggi Badan:169 cm
- Berat Badan:70 KgGolongan Darah:B
- Hobby:1. Dengerin Musik 2. Nonton Film 3. Olah Raga
- Hal yang tidak disukai:Dikhianatin
- Makanan Favorit:Telor & Tempe
- Instrument yg dikuasai:Drum
- Music Influence:1. Nirvana 2. Green Day 3. RATM
- Musisi Idola:1. Dave Grow 2. Virgie Donati 3. Benyamin. S
- Pahlawan Idola:Ir. Soekarno
- Kegiatan sekarang:Wali Band
- Pendidikan terakhir:S1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- Nama Lengkap: Hamzah Shopi
- Nama Panggilan: Ovie
- Posisi: Keybordist
- T.T.L:Bogor, 3 November1985
- Agama:Islam
- Status:Belum Menikah
- Alamat Rumah:Jl. Cilebut Raya Rt.01 Rw.001 No.41 Sukaraja – Bogor
- Anak Ke -:4 dari 5 bersaudara
- Tinggi Badan:175 cm
- Berat Badan:55 Kg
- Golongan Darah:B
- Hobby:1. Bermusik 2. Melukis
- Hal yang tidak disukai:Nunggu, Nganggur
- Makanan Favorit:Udang, Sayur-sayuran
- Instrument yg dikuasai:Guitar, Keyboard
- Music Influence:1. Gun ‘n Roses 2. Dani & Dewa 19 3. Potret 4. Bon Jovi 5. Slank
- Musisi Idola:1. Richard Clayderman 2. Maxim 3. Anto Hoed & Melly 4. Daniel Sahuleka
- Pahlawan Idola:Superman
- Kegiatan sekarang:Wali Band
- Pendidikan terakhir :SMA
Salut untuk Wali Band. Sebagai penutup berikut syair lagu Wali Band yang berjudul
Sayang Lahir Bathin.
dengarkanlah aku cerita hatiku
cerita tentangmu
aku mau ikhlas, ikhlas menyayangimu
tutuplah matamu
cukup aku dan Tuhan yang tahu
reff:
aku tlah berjanji menyayangimu
lahir dan batinku
aku tlah berjanji mendampingimu
lahir dan batinku
andai engkau tahu ku siap mati untukmu
jiwa dan ragaku
cukup aku dan Tuhan yang tahu
repeat reff
(aku tlah berjanji menyayangimu
lahir dan batinku
aku tlah berjanji mendampingimu
lahir dan batinku)
repeat reff
andai engkau tahu ku siap mati untukmu ooh
Versi Teks Naruto Chapter 669Sebelumnya : Naruto Chapter 668"Issoku!!" serangan Gai menghantam tubuh Madara. Meski telah berada di mode Rikudo, meski telah mencoba untuk menahannya dengan tongkat yang ia bawa, Madara tetap tampak kewalahan. Serangan Gai cukup kuat untuk membuatnya terdesak.
"Maju guru Gai!!" Lee memberi dukungan, dengan air mata yang masih terlihat mengalir dari kelopak matanya. Hembusan serangan Gai terasa bahkan sampai ke sisi Minato dan yang lainnya.
"Gai!! itukah.."
"Itulah teknik Sekizou yang guru Gai bicarakan!!" ucap Lee.
"Nisoku.." Gai bersiap untuk melancarkan hentakan kedua. Namun tiba-tiba saja, ia menghentikan langkahnya. "Dia berhenti!?" Lee kaget.
"Sekizou adalah teknik berlanjut yang akan menyerang musuh lima kali berturut-turut dengan kecepatan yang terus bertambah di tiap serangannya.." pikir Lee.
Naruto Chapter 669 - Hachimon Tonkou no Jin
Versi Teks oleh : Beelzeta
"Rasa sakit ini.. menyusahkan sekali.." pikir Gai, ternyata ia berhenti karena tadi ia belum terbiasa. "Tapi, aku sudah mulai terbiasa.. selanjutnya, aku akan melakukannya secara penuh tanpa menyisakan celah sedikitpun.."
Gai kembali bersiap untuk melancarkan deretan teknik hebatnya itu.
"Tomon dari teknik Hachimon saja sebenarnya sudah sangat berat bagi tubuh, aku bahkan tak bisa membayangkan sesakit apa rasanya saat menggunakan Shimon.." pikir Lee.
Bahkan hanya dengan satu serangan dari yang harusnya lima itu, tubuh Madara telah tertancap di tanah, di dalam lubang yang bermeter-meter dalamnya. Ikat kepalanya mulai retak. "Taijutsu yang menyerangmu dengan menekan tekanan udara yang ada di sekitarmu, seperti meriam udara.."
"Kalau 4-5 serangannya mengenaiku, ini akan jadi buruk.." pikir Madara. "Bagaimanapun, aku tak boleh membiarkan serangannya mengenaiku.."
Setelahnya, Madara kembali bangkit, melompat dan keluar dari lubang yang sangat dalam itu. "Bertarung melawan pengguna Hachimon Tonkou no Jin adalah sesuatu yang langka!! Aku akan menjadi lawanmu!!" ucapnya.
"Dia masih hidup!?" Kakashi kaget.
"Apa yang Maito Gai lakukan?" Gaara masih tak mengerti dengan apa yang sebenarnya terjadi.
"Hachimon Tonkou no Jin, itu adalah teknik yang akan memaksa kekuatanmu untuk melampaui batas dirimu.." jelas Kakashi. "Itu adalah pase terakhir dari apa yang Lee lakukan padamu saat ujian Chuunin dulu. Setelah batas dari tubuhmu dilepas, kekuatanmu akan bisa bertambah bahkan hingga seratus kali lipat, kekuatan yang bahkan akan melampaui lima kage.. namun, hal itu bersifat sementara. Setelah menggunakan teknik itu, penggunanya akan mati.."
Gai tampak telah kembali bersiap, dengan kekuatannya ia menendang udara hingga memungkinkannya untuk terbang mendekat ke Madara. "Menendang udara, hah?" Madara siap-siap saja.
"Lee, kau.." Gaara tak bisa membayangkan betapa sedihnya Lee sekarang. Namun..
"Aku tidak sedih!!" ucap Lee, dengan air mata yang sudah mulai menghilang. "Di hadapan lelaki yang telah membuat keputusan, merasa sedih atau kasihan sama saja dengan menghinanya!!!" ucapnya.
"Kita akan membantu Gai, dengarkan aku!!" MInato memiliki rencana. Namun apapun itu, Lee sudah siap.
"Sensei, senjata hitam yang ia gunakan itu cukup tangguh.. itu bukanlah sesuatu yang ia aktifkan, itu adalah hasil dari bentuk yang diubah, jadi itu tak akan menghilang.. dia bisa melemparnya sampai sejauh tujuh puluh meter, selebihnya dia tak akan bisa mengendalikannya.." ucap Kakashi, teringat akan saat Madara melontarkan bola hitamnya, tapi kemudian menariknya kembali karena sudah lewat 70 meter.
"Kalau kita bisa melihat dan mengikutinya, Kakashi.. kamuimu mungkin saja akan bisa mengurusnya, dan dia akan kehilangan kendali terhadapnya.." ucap Minato.
"Sebenarnya, aku tak bisa melihat dengan jelas menggunakan mata kiriku.. untuk bisa membidiknya secara akurat, aku harus berada sangat dengat dengannya.."
"Gaara-kun, bisakah kau menyiapkan beberapa pasir?"
"Ingin menggunakannya untuk membawa Kakashi? tapi kecepatannya lebih lambat dari serangan Madara.." ucap Gaara.
"Tak apa, aku juga akan ikut, aku akan membiarkan Kakashi membawa kunaiku.." ucap Minato.
"Hachimon Tonkou, Dairoku Keimon!!!" Lee juga mengaktifkan teknik Hachimonnya, meski hanya bisa membuka sampai gerbang keenam.
"Lee-kun, apa kau bisa menggunakan Hachimon juga!?"
"Aku hanya bisa membukanya sampai gerbang keenam.." ucap Lee. "Aku tak pernah sekecewa ini pada kekuatanku.." lanjutnya.
"Tak apa, Lee.. bagaimanapun kau masih.. salah satu dari bibit muda yang ingin Gai lindungi dengan mengorbankan nyawanya.." ucap MInato. "Lee-kun, aku ingin kau melindungi Gaara-kun, dan juga membawa kunaiku.."
Kembali ke sisi Gai, ia telah melontarkan pukulan pertamanya. "Sekizou, Issoku!!!"
"Dia.. cepat.." Madara berusaha untuk bertahan dengan prisai dari benda hitamnya namun kemudian Gai lanjut dengan serangan kedua, serangan yang bahkan lebih cepat lagi. "Nisoku!!"
Tepat menghantam wajah Madara, dan tak berhenti sampai sana serangan berlanjut pada pukulan-pukulan selanjutnya. "Sansoku!! Yonsoku!!" semakin cepat dan cepat, Madara semakin terdesak.
"Aku tak bisa bergerak.." Madara terkepung oleh tekanan udara dari serangan tadi. Madara memuntahkan darah. Dan tanpa memberi celah, Gai lanjut dengan serangan terakhirnya, "Gosoku!!!"
"Apapun yang terjadi, tetap serang dia, Gai!!!" teriak Minato.
"Dia datang!!" Madara tak terkena serangan lebih parah dari itu, jadi ia menggunakan bola-bola hitamnya untuk menghadang Gai. Namun bersamaan dengan itu, Lee melempar kunai MInato.
"Timing yang bagus, Lee-kun!!" ucap MInato, n dalam sekejap iapun berada di tengah-tengah antara Gai dan bola-bola itu. Bola-bola itu lalu mengenai Minato, dan secepatnya MInato menghilang. Dengan begitu, tak ada lagi yang menghalangi Gai.
Masih ada benda hitam lainnya yang melindungi Madara, namun kemudian Kakashi melanjutkan serangan, "Kamui!!!" Kakashi memindahkan benda yang harusnya melindungi Madara itu ke belakang...
Blatsssss!!!!! akhirnya serangan kelima Gai pun tepat sasaran, mengenai punggung Madara. Benda hitam yang harusnya melindungi namun kini berada di belakang Madara menjadi tambahan tekanan baginya..
Pukulan Gai terus mendorongnya, hingga bahkan menembus benda hitam itu. Darah yang keluar dari mulut Madara semakin bertambah, dan kemudian tubuhnya terlempar sangat jauh ke belakang sana.
Serangan Gai berakhir sampai sana, namun ternyata Madara masih bisa tertawa. "Pertarungan melawan Hashirama.. adalah terakhir kalinya aku merasa sebergairah ini.." ucapnya. "Kau masih bisa bersenang-senang, kan? Apa kau masih punya teknik hebat lainnya?? Aku masih ingin bersenang-senang.."
Gai terkejut, "Bahkan setelah menerima serangan Sekizouku, dia masih.."
Madara memang benar-benar mengerikan. Sementara itu di sisi Naruto, tampak ia sudah membuka matanya.
Bersambung ke : Naruto Chapter 670
ALUR NARUTO CHAPTER 668 - MUSIM SEMI TELAH DIMULAI"Apa yang telah Guy putuskan"Kakashi: "Aku tak percaya, dia membuka gerbang terakhir..." (batinnya)Kakashi: "Guy, kau tak harus melakukan itu. banyak yang tak setuju dengan pikiranmu"Guy: "Itu tak benar, aku ingin ini terjadi"
Lee: "Guy sensei, apakah ini keputusan bulatmu. Apakah ini saatnya?"
Guy: "Jangan seperti itu Lee, kau seharusnya snyum dan melihatku saja..."
(Lee teringat kata-kata Guy saat ia dulu dilatih olehnya)
"Benar-benar mengingatkanku akan diriku dahulu, aku dulu juga gagal sama sepertimu. Tapi aku sekarang bisa menantang si Jenius kakashi. Meskipun aku tak bisa menggunakan Ninjutsu dan Genjutsu aku akan tetap menjadi shinobi yang hebat, itulah jalan ninjamu kan. Itu adalah tujuanmu, kau harus berusaha. Jadi percayalah pada jalanmu, dan teruslah melangkah ke depan. jadilah pria kuat dengan senyum menawan sepertiku"
(Guy berlari ke depan dan bersiap akan melakukan serangan terhadap Madara)
"Chakranya menuju titik kematian" (batin Madara)
EIGHT GATE, GATE OF DEATH!!!! (dia akhirnya membuka gerbang ke 8, namun dia ingat sesuatu saat dirinya masih kecil)
(Flashback)
Dussshhhh!!! (terlihat ayah guy memukul dia)
Ayah Guy: "Guy, dasar bodoh!!!"
Guy: "Maafkan aku papa, aku sudah berumur 5 tahun , tapi kok masih tak bisa mengelilingi lapangan 500 lap?"
Ayah Guy: "tak perlu minta maaf, itu sudah sewajarnya dan normal...maaf telah memaksa kehendakku" (ayah guy terlihat menangis)
Guy: "Papa...."
Ayah Guy: "Guy..."
(Mereka berpelukan, namun terlihat ada yang melihat mereka seperti ibu arisan)
Ibu arisan: "Ohhh, lihat. Mereka adalah duo orang aneh itu..."
Ibu arisan 2: "Bukannya itu kekerasan terhadap anak, dan juga lihatlah pakaian mereka yang ketat. sungguh menjijikkan"
Ayah Guy: "terimakasih telah menyemangati kami..." (sambil mengacungkan jempol)
Guy: "Ayah, mereka bukan menyemangati kita"
Ayah Guy:: "Dasar kau, masa mudamu baru dimulai. Selama itu terjadi kau tak boleh melihat ke belakang...jika kau tak bisa menggunakan ninjutsu dan genjutsu, aku justru senang terhadapmu"
Guy: "..........."
Ayah Guy: "Jika kau bisa menyadari kelemahanmu, maka kau akan bersinar, sekarang kau bisa melihat taijutsumu bersinar dengan terang... Bahkan di usia yang masih muda, anakku bisa menyadari kekuatan yang sebenarnya"
Guy: "papa, apa aku bisa menjadi kuat?"
Ayah Guy: "kelamahan bisa diubah menjadi kekuatan, menjadi cerewet adalah tanda dari kesopanan, orang yang egois itu seperti kucing..."
Guy: "Bagaimana jika orang yg berbulu..." (dia melihat tangan ayahnya yang berbulu... :v)
Ayah Guy: "Seee...se..seperti kucing"
Guy: "Bagaimana orang yang bertubuh panjang...?" (ngejek ayahnya dia :v)
(Tiba" ada 2 orang shinobi konoha yang lewat)
Shinobi1: "Hey 'Migh Dai', apa kau bermain latihan bersama anakmu?" (nama ayah guy ternyata 'Migh Dai')
Shinobi2: "Tips latihan abadi dari Gennin abadi... hahahaha"
Migh Dai: "Oh terimakasih atas semangatnya... " (sambil acungkaan jempol, namun Guy tak terima ayahnya di ejek)
Guy: "jangan pernah mengejek ayahku lagi!!!!"
(Scene berpindah ke rumah sakit, sepertinya guy tadi nantang bertarug dan dihajar sama 2 shinobi tersebut)
Might Dai: "Guy, kenapa kau melakukan itu?"
Guy: "Papa, kenapa kau hanya diam terhadap mereka? kapan masa muda itu berakhir?"
Might Dai: "Selama kau tak melihat ke belakang, masa itu takkan berakhir"
Guy: "jadi kalau kau mati itu takkan berakhir?"
Might Dai: "Apa yang kau katakan guy, Itulah masa muda puncakmu, disini kau akan bersinar terang"
Guy: "Tak peduli apa yang kau katakan, jika kau mati masa mudamu akan berakhir...dan jika itu datang sebelum kau mati kau pasti tetap akan dikalahkan orang yang lebih kuat olehmu... sama sepertiku!!!" (dia berkata dengan penuh perasaan)
Might Dai: "Kemenangan yang sesungguhnya bukanlah mengalahkan orang yang lebih kuat, tapi melindungi suatu yang berharga bagimu"
Guy: "Aku... aku hanya....Aku ingin melindungi masa mudamu yang selalu kau bicarakan!!!!"
Might Dai: "...!!!"
(Mereka berpelukan layaknya momen Guy dan Lee :v)
[ Setelah itu Might Dai mencoba mengajari Guy teknik terlarang ]
(Terlihat sebuah kobaran Hachimon)
Guy: "Ayah, apa ini?"
Might Dai: "Ini adalah hachimon, salah satu teknik terlarang"
"Ayah mempunyai kemampuan seperti itu, kapan dia...."(batin guy)
Might Dai: "latihanku semasa gennin kuhabiskan untuk menciptakan teknik ini, dengan kata lain hanya inilah teknik yang akan aku turunkan padamu, kau pasti akan membuatnya lebih spesial"
Guy: "Spesial...?"
Might Dai: "Kau pasti akan menjadi orang yang hebat, Tapi ada batasan dari jutsu ini! Peraturan dariku sendiri!"
(Skip time saat Guy menjadi shinobi bersama Genma dan Ebisu, dan terlihat mereka berhadapan dengan 7 pendekar pedang kirigakure)
Genma: "Gawat, mereka memojokkan kita"
Guy: "Tak ada jalan keluar lagi"
Ebisu: "Tak mungkin, bukankan mereka "7 pendekar pedang kirigakure"
Genma: Apa yang harus kita lakukan, kita harus membereskan mereka"
Wuzhhhhhh!!!! (Ayah guy tiba" datang menolong mereka)
Might Dai: "Sepertinya aku tepat waktu..."
Guy: "Ayah, kau adalah gennin. apa yang kau lakukan disini"
Might Dai: "Jangan pikirkan, pergilah aku akan mengulur waktu"
Guy: "mekeka adalah "7 pendekar pedang kirigakure", kau bahkan takkan bisa mengalahkan 1 dari mereka"
Might Dai: "Aku akan menggunakan "haachimon tonkou shi mon" "
Guy: "Tapi itu adalah peraturanmu sendiri"
Might Dai: "Saat seperti ini... SAAT KAU MEMILIKI SUATU YANG BERHARGA DAN KAU BAHKAN RELA MATI UNTUK MELINDUNGINYA"(Dia membukan gerbang ke 8)
(Flashback end, kembali ke medan perang)
Lee: "........" (ia menangis)
Kakashi: "Guy, kau akan benar-benar melakukannya"
Minato: "Aku tak percaya"
(Guy telah membuka gerbang ke 8, dan akan menyerang Madara)
Madara: "Jadi ini adalah uap merah yang keluar akibat darahmu, ini lebih terlihat seperti warna daun kering dan busuk saat musim gugur"
Guy: "Itu mungkin benar, tapi daun itu takkan hanya jatuh begitu saja"
Madara: "....!!"
Guy: "Daun-daun itu akan menjadi pupuk bagi daun-daun baru dan segar...dan memastikan daun itu akan sampai ke musim semi yang baru, itu adalah titik terang masa muda dimana masa muda terbakar"
WUZHHHHH!!!!! (dia menyerang Madara)
Eight Elephant...!!! Terbakarlah....!!!
Bersambung ke chapter selanjutnya...
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 667 - AKHIR HARI MUDA Sebelumnya di chapter 666: Maito Guy datang untuk membantu kakashi melawan madara, sementara Obito masih membantu Naruto. Apakah yang terjadi selanjutnya... ?-- Chapter 667 : Akhir Hari Muda --
Scene pertama ditujukan ke tempat Sasuke terkapar yang dihampiri orang misterius, sedangkan Karin dkk telah datang utuk membantunya.
Karin: "Hah...!!! Siapa orang itu, sialan kau... aku tak tahu siapa dirimu tapi kau berani beraninya mendekati Sasuke."
Suigetsu: "Jadi, apakah ini hanya kebetulan..."
Orochimaru: "Jadi itu kau.... Kabuto"
Orang misterius yang datang menghampiri Sasuke ternyata adalah Kabuto yang terlihat melakukan sesuatu pada tubuh sasuke.
Kabuto: "Aku merasakan ada yang berpesta disini, ternyata memang anda Orochimaru-sama"
Karin: "Orang ini adalah Kabuto, chakranya sangat berbeda..."
Orochimaru: "Itu karena dia menyerap chakra dari banyak orang yang berbeda dan bahkan senjutsu chakra, oleh karena itu kau mengiranya adalah orang yang berbeda Karin. Jika boleh tahu, perasaan buruk yang kurasakan mungkin karena beberapa chakraku masih sedikit menempel di dia, atau mungkin....."
Karin: "Menjauhlah dari Sasuke empat mata...!!!!"
Kabuto: "Kenapa anda kesini Orochimaru-sama?"
Orochimaru: "Bagaimana denganmu....?" (dia malah tanya balik)
"Apa yang kau rencanakan Orochimaru..." (batin Juugo)
Suigetsu: "Kabuto-san, apakah kau masih mencoba menyerap Sasuke, kau tidak mungkin bisa jadi 'Kabuke' ataupun 'Sasuto' " (mulai nglawak dia)
Kabuto: ".........."
Karin: "Mau kau apakan Sasuke sialan...!!!!" (Karin mencoba menyerangnya, namun tiba-tiba dia merasakan sesuatu)
Kabuto: "Suigetsu, aku takkan menyerapnya... dan Karin, aku juga takkan mengapa-apakan dia..."
"Aku bisa merasakan chakra Sasuke, mungkinkan dia..." (batin Karin)
Karin: "Kabuto, apakah kau menghidupkan kembali Sasuke?"
Kabuto: "Yah, dengan ninjutsu medisku, sel Hashirama yang telah kupelajari dan saran dari seseorang, aku bisa menyelamatkan hidupnya"
"Memang begitu..." (Ucap Tobirama yang terkapar di samping Sasuke"
Orochimaru: "Oh lihatlah siapa disini, Nidaime Hokage yang sangat aku hormati..."
Karin: "ehhh...."
Orochimaru: "Bagaimanapun kabuto, jikau kau disini berarti kau berhasil lolos dari Izanami milik Itachi"
Kabuto: "Sebenarnya aku tak mengerti siapa diriku dan aku tidak mengakui diriku sendiri"
(Kabuto teringat saat dia terkena Izanami Itachi)
"Kau mengambil keuntungan dan memanfaatkanku, dan aku kehilangan diriku... tapi dengan itu Itachi mengatakan bahwa aku hanyalah satu yaitu Kabuto, aku juga menemukan tempat dimana aku bisa kembali" (Jelas Kabuto)
Suigetsu: "Jadi kau sudah berubah ya...."
Orochimaru: "Begitulah cara kerja Izanami, jika kau tak mau mengakui dirimu sendiri maka kau takkan pernah bisa lolos dari teknik itu..."
Kabuto: "Akhirnya sekarang aku bisa berharap bahwa aku tidak kehilangan tempatku kembali, Itachi ingin melindungi Sasuke bahkan diakhir hayatnya perasaannya sangat menyentuhku"
Suigetsu: "Heeeh, aku rasa kau tak berhak mengatakannya, kau adalah salah satu dalang dalam perang ini"
Kabuto: "Kau benar, aku dan Obito yakin bahwa kami tak punya tempat di dunia ini, tapi sekarang aku sudah tahu apa yang harus aku lakukan"
[ Beralih ke tempat Madara ]
Madara: "Meskipun kalian mempunyai bantuan itu percuma saja, tak ada lagi yang bisa kalian lakukan"
Guy: "Apakah dia Madara?"
Kakashi: "Yeah..."
Minato: "kakashi apakah kau baik-baik saja?"
Kakashi: "Yeah, aku baik-baik saja"
Minato: "Bukan itu maksudku, saat kau terkena pukulan dan Senpou Rasengan..?"
Kakashi: "Itu bukan apa-apa, saat dia mengenaiku aku meggunakan kamui... Kalau tak salah sensei, senjutsumu.."
Minato: "Aku tak terlalu bisa menggunakan senjutsu, butuh waktu lama agar aku bisa mengumpulkan chakra alam dan itupun tak bisa aku pegunakan secara lama, sebenarnya aku tak pernah menggunakannya di pertarugan, selain itu tanganku sudah terputus semua, aku tidak bisa bertarung secara optimal"
(Guy tersenyum dan tiba-tiba dia mengeluarkan jutsu andalannya)
Guy: "Dengan kata lain ini waktunya untuk monster biru untuk bertarung..." HACHIMON TENKOU, SEVENTH GATE !!!!
Madara: "Kau terlalu meremehkanku bocah"
(Seketika dia langsung menyerang Madara secara bertubi-tubi hingga Madara terpental)
Minato: "Jangan sampai kau menyentuh bola hitam dan tongkatnya !!!!"
Minato: "Aku tak tahu kalau dia bisa menggunakannya..."
Gaara: "Gerakannya sangat cepat..."
MIDAY TIGER...!!!! (Serangan luar biasa Guy kembali menyerang Madara. Namun Madara tidak tinggal diam, dia membuat sebuah tebeng dan yang membuat Guy terpental. Dan juga Madara kembali menggunakan bola hitammnya untuk mencoba meyerang Guy)
Minato: "Kakashi, kunai hiraishinnya... salah satu cara adalah menggunakan Hiraishin untuk membenturkan bola itu !!!"
Kakashi: "baiklah...!!!!" (kakashi akan segera melemparkan kunai tersebut, namun tiba-tiba semua terkejut karena Rock Lee datang untuk menyelamatkan guru kesayangannya itu dari bola hitam Madara)
Gaara: "Rock Lee...!!!"
Lee: "Guy-sensei, apakah kau baik-baik saja..."
Guy: "Yah, maafkan aku Lee. Dimana Ten-Ten?"
Lee: "Dia memberitahuku untuk pergi duluan karena dia ingin mengecek sesuatu..., tapi setelah aku datang kesini aku melihat Miday Tiger milimu"
Kakashi: "Apa kau baik-baik saja Guy"
Guy: "Ya, lengan kiriku dan beberapa tulang rusukku sepertinya ada yang patah, itu saja..."
Kakashi: "Jika taijutsu tidak mempan, apa yang harus kita laukukan. Dia terlalu kuat..."
Guy: "Tunggu dulu Kakashi, masih terlalu cepat untuk memutuskan Taijutsu tidak mempan, Masa muda kita masih belum berakhir, jangan buang harapan itu, bagaimanapun juga sangatlah penting untuk percaya sebelum kita mencoba melakukannya. Itulah penyemangatku saat aku selalu menantangmu"
"Aku menantangmu kakashi...!!!!" (Kakashi teringat saat Guy selalu menantangnya dan menyebut dia rival)
Guy: "Ini bukan hanya omong kosong"
Kakashi: "Maksudmu...?!"
Guy: "Ini adalah akhir dari monster biru Konoha, sekarang waktunya untukku menjadi monster merah..."
[ Guy bersiap untuk mati ]
Tampak dia akan membukan gerbang ke 8 dan menjadi monster merah. Apakah yang akan terjadi selanjutnya...?
Bersambung ke chapter 668 minggu depan...